Macam-Macam Protein Nabati dan Olahan Menu Terbaiknya

Updated : Aug 04, 2020 in Others

Macam-Macam Protein Nabati dan Olahan Menu Terbaiknya

Banyak bahan makanan yang mengandung protein dan baik untuk pertumbuhan. Agar lebih seimbang, penuhi jenis protein nabati yang tidak kalah dari protein hewani. Macam-macam protein nabati berupa bahan makanan berikut ini mempunyai kadar protein tinggi. Bahkan, Anda bisa mengolahnya menjadi aneka menu terbaik yang lebih aman karena bebas kolesterol.

  1. Kacang Hijau

Kacang hijau kaya akan protein nabati. Jadi, tak heran apabila sering diolah menjadi minuman sari kacang hijau. Anda bisa membeli produknya di supermarket atau via online. Olahan lainnya juga bisa dibuat sendiri di rumah yaitu membuatnya menjadi bubur kacang hijau yang lezat. Anda bisa mencampurkan ketan hitam ke dalamnya agar lebih lezat. Irisan roti tawar juga bisa ditambahkan.

  1. Tempe

Tempe adalah olahan kacang kedelai dari proses fermentasi. Tempe ini sangat kaya protein nabati karena dalam setiap 4 irisan tempe, setidaknya terdapat 10 gram protein. Anda bisa mengolahnya menjadi aneka macam menu, di antaranya tempe goreng, mendoan, tempe goreng lapis telur, tumis tempe, kering tempe, bacem, sayur berkuah, dan sebagainya.

  1. Tahu

Selain tempe, hasil fermentasi kacang kedelai berikutnya adalah tahu. Dari setiap 120 gram tahu, setidaknya terdapat sekitar 10 gram protein. Dengan kadar protein tersebut, Anda bisa memenuhi asupan sehat harian si kecil. Selain mudah diperoleh, tahu juga bisa diolah menjadi aneka menu secara praktis, di antaranya tahu goreng, tahu susur, bacem, tumis, sup, sayur berkuah, dsb.

  1. Brokoli

Salah satu sayuran berdaun hijau tua ini sangat kaya protein nabati. Anda bisa mengolahnya menjadi sayuran ataupun brokoli crispy untuk camilan sehat si kecil. Dalam setiap 90 gram brokoli, terdapat setidaknya sekitar 2,5 gram protein nabati. Saat anak masih mengonsumsi MPASI, Anda bisa mencampurkan rebusan brokoli yang sudah dihaluskan ke dalam MPASI.

  1. Jagung

Jagung adalah sumber protein nabati lainnya yang sangat digemari anak. Olahannya sangat menarik, di antaranya jagung rebus, jagung bakar, dan sweet corn (biji jagung rebus yang dicampur dengan parutan keju, susu kental manis, dan bahan lain sebagai perasa). Dalam setiap 100 gram jagung, terdapat sekitar 9,5 gram protein nabati. Sangat banyak, bukan?

  1. Jamur

Siapa sangka jika jamur mempunyai kadar protein nabati yang tinggi. Ternyata, jamur ini dapat dijadikan pengganti daging merah. Pasalnya, kadar proteinnya sangat tinggi dan rasanya juga enak. Anda bisa merasakan nikmatnya cita rasa jamur yang ditumis. Teksturnya yang kenyal juga menggoyang lidah, sehingga bisa menjadi makanan favorit anak.

  1. Alpukat

Buah alpukat memang istimewa. Selain terkenal dengan lemak baiknya yang mampu memecah lemak jahat, alpukat banyak mengandung protein nabati. Dalam setengah buah alpukat berukuran sedang, terdapat 4% protein yang setara dengan 2 gram protein. Buah ini dapat diolah menjadi jus, smoothies, campuran salad buah atau es krim, es campur, dan sebagainya sesuai kreasi.

Macam-macam protein nabati di atas sangat baik untuk menunjang pertumbuhan dan perkembangan anak. Anda bisa memenuhi asupan proteinnya setiap hari. Si kecil juga tidak mudah bosan karena sajiannya sangat bervariasi. Aneka masakan lezat bisa dibuat dengan bahan makanan tersebut. Jadi, tunggu apalagi? Segeralah penuhi asupan protein nabati demi kesehatan si kecil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *