Suggestions Menjaga Kebersihan Mulut & Gigi

Suggestions Menjaga Kebersihan Mulut & Gigi

Bukan hanya merawat bagian kulitnya saja, tetapi juga seluruh tubuhnya. Namun, yang biasanya luput dari perhatian adalah merawat kesehatan gigi dan mulut anak. Pada acara tersebut pemateri mengajarkan cara gosok gigi yang benar sekaligus memilih sikat dan pasta gigi yang tepat untuk anak.

Sebab si kecil belum membutuhkan banyak fluoride, dan si kecil bisa mendapatkan fluoride dari air bersih. Setelah si kecil berumur satu tahun, pasta gigi boleh saja digunakan. Sebaiknya, gunakan pasta gigi khusus untuk anak-anak yang tidak berbahaya jika tidak sengaja tertelan. Dengan kata kata lain, perawatan gigi ini bertujuan untuk menghilangkan plak di tempat yang tidak bisa dijangkau oleh bulu sikat gigi, misalnya di sela-sela gigi.

Cara menjaga kebersihan gigi anak

Sampai saat ini beliau sudah banyak mendapatkan berbagai penghargaan dari berbagai seminar. Dokter Karin menamatkan Pendidikan Kedokteran Gigi di Universitas Indonesia tahun 2009. Dua tahun setelahnya, tahun 2011 beliau menyelesaikan Pendidikan Profesi dari Universitas yang sama. Gelar Spesialis Prostodonti beliau peroleh dari Universitas Indonesia tahun 2017.

Ketika usia 1-2 tahun berikan pasta gigi selapis tipis (1/2 biji kacang polong) sedangkan usia 2-6 tahun berikan pasta gigi seukuran 1 biji kacang polong. Bila gigi si Kecil sudah rutin Ibu bersihkan maka akan menjadi kebiasaan baik untuk si Kecil. Gigi yang kuat dan sehat akan sangat berguna dalam proses mencerna makanan. Gigi memang berfungsi dalam memotong makanan sehingga bisa diolah di dalam tubuh. Si Kecil yang sudah memasuki usia 7 bulan ke atas akan mulai makanan dengan tekstur yang lebih padat.

Gunakan sikat gigi khusus bayi yang disematkan di jari telunjuk atau bisa juga kain kasa steril yang dililitkan di jari telunjuk. Lakukan pembersihan minimal 30 menit sesudah bayi minum susu/makan. Gigi anak mulai muncul pada usia 5-6 bulan, dan akan lengkap pada usia 2-2,5 tahun . Untuk itu, agar terbentuk sebuah struktur tubuh yang normal, termasuk dalam hal ini gigi geligi, diperlukan adanya keharmonisan selama proses interaksi antar komponen tersebut. Diabetes tipe 2 juga ternyata mengintai Anda yang enggan merawat kesehatan gusi dan gigi.

Kondisi tersebut menimbulkan rasa frustasi sehingga memicu perilaku hiperaktif yang disebabkan karena kesulitan mereka berkomunikasi dan menyampaian perasaan. Ibu sebagai orang terdekat yang paling memahami kendali emosi anak dengan autisme berperan penting dalam perawatan kebersihan sehari-hari dan pendidikan keterampilan dasar anak. Selain itu, orangtua atau pendamping juga dapat memberikan obat kumur antibakteri untuk membantu mengurangi bakteri berbahaya di dalam mulut. Misalnya pada orang yang mengalami sakit gigi, maka akan mengalami nyeri yang hebat sehingga tidak dapat istirahat dengan tenang, atau dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Plak gigi yang tidak dibersihkan, lama kelamaan dapat mengeras dan menjadi karang gigi. Penumpukan plak membuat virus dan bakteri lebih mudah menempel dan berkembang masuk ke dalam tubuh. Penumpukan plak dapat dicegah dengan membersihkan gigi dan rongga mulut secara teratur.

Untuk itu, daripada menghabiskan banyak uang nantinya, sebaiknya para orangtua mulai memperhatikan kesehatan gigi anak dengan cara merawatnya sejak dini. Usia yang tepat untuk mengajarkan sikat gigi yang benar kepada anak sejak mereka berusia 2 sampai three tahun. Orang tua juga harus mendampingi anak menyikat gigi hingga usia 8 tahun, hal in berhubungan dengan kemampuan motorik anak. Minum air adalah salah satu hal termudah dan paling bermanfaat yang dapat Anda lakukan untuk membantu mencegah gigi berlubang, terutama air yang mengandung fluide. Untuk membantu mencegah terjadinya gigi berlubang dan memperkuat lapisan e-mail gigi, gunakanlah pasta gigi yang mengandungfluoridesaat menyikat gigi. Bakteri yang ada di dalam mulut akan mengeluarkan zat asam untuk mengolah karbohidrat dari makanan yang Anda konsumsi.

Namun, jika anak sudah diberikan susu formula, Mums harus membersihkan gusi mereka dengan waslap yang dibasahi air. Ini merupakan cara yang sehat uuntuk merangsang jaringan gusi dan menghilangkan sisa susu di mulut, bahkan sebelum gigi anak Mums tumbuh. Cara lainnya ialah memberitahu anak bahwa menyikat gigimerupakan kegiatan menyenangkan dengan membiarkan mereka memilih sendiri sikat gigi yang diinginkannya. Dengan begitu, anak akan menjaga kebersihan mulut dan gigi tanpa ada perasaan terpaksa.

Leave a Reply